Aircraft, Info dan Inspirasi, Traveling

Istimewanya Pesawat Terbaru Maskapai Garuda Indonesia, B737 MAX 8

Pesawat B737 MAX 8 pertama milik Garuda Indonesia resmi dioperasikan per tanggal 1 Januari 2018 dengan registrasi PK-GDA setelah sebelumnya dikirim dari Boeing Field di Seattle (USA), melalui Honolulu (Hawaii-USA), ke Guam (USA), singgah di Indonesia pertama kali di Biak, lalu ke Surabaya dan terakhir disambut di Jakarta. Oiya, kenapa saya sebut pesawat pertama? Karena B737 MAX 8 yang telah dipesan oleh Garuda Indonesia untuk program peremajaan armada yang dilakukan melalui natural replacement (pesawat B737-800NG diganti dengan pesawat B737 MAX 8) ada sebanyak 50 pesawat sesuai perjanjian yang ditandatangani antara Garuda Indonesia dan Boeing pada bulan September 2014. Pesawat pengganti tersebut akan tiba secara bertahap mulai tahun 2017 hingga 2023 mendatang, sesuai dengan berakhirnya masa sewa pesawat B737-800NG.

B737 MAX 8 (PK-GDA)
B737 MAX 8 (PK-GDA)

Continue reading “Istimewanya Pesawat Terbaru Maskapai Garuda Indonesia, B737 MAX 8”

Australia, Sydney, Traveling

Nyantai di Sydney, Australia (part 7)

02 Mei 2017

Hari ini adalah hari terakhir kami akan berjalan-jalan di Sydney, besok kami akan kebali ke Indonesia tercinta! Kayaknya semua sudut Sydney sudah kami singgahi, jadi mungkin hari ini akan lebih santai lagi di Sydney CBD.. Pagi ini saya masih berharap bisa tiba-tiba bertemu dengan Bunga Citra Lestari yang lagi syuting film Surat Kecil Untuk Tuhan di Sydney (ngarep).

Kami terlebih dahulu check-out dari Sydney Boulevard Hotel dan seperti rencana awal, kami menuju hotel terakhir kami di Sydney, yaitu Ibis Budget Sydney East. Lokasinya dekat dengan Kings Cross Station, dekat dengan Coca Cola sign, tidak terlalu jauh dari Sydney Boulevard Hotel, jaraknya hanya sekitar 700 meter.

Sydney di hari terakhir sangat cerah!

Continue reading “Nyantai di Sydney, Australia (part 7)”

Kuala Lumpur, Malaysia, Traveling, Wisata Belanja, Wisata Kuliner

Serba-Serbi Wisata di Kuala Lumpur, Malaysia

Memenuhi janji saya kepada teman-teman Instagram, saya akan menuliskan bocoran liburan saya di Kuala Lumpur. Tauu gak, tahun 2017 ini saja kami sudah 3x ke Kuala Lumpur (norak, padahal banyak yang lebih sering haha). Eits ini bukan ajang buat sombong atau riya ya, tapi dipenghujung 2017 ini saya kepingin banget bagi-bagi pengalaman liburan saya dan suami ke Kuala Lumpur. Isinya berupa rangkuman-rangkuman dan tips-tips yang saya tulis dengan bahasa dan gaya saya, yang semoga bermanfaat bagi teman-teman. Apa sih yang bikin kami nggak bosen ke KL? Ada apa aja disana?? Yuk buruan simak sampai habis dan silahkan komen di kolom di bawah ini jika ada yang mau ditanya ya!

Petronas Tower (KLCC)

Continue reading “Serba-Serbi Wisata di Kuala Lumpur, Malaysia”

Australia, Jalan-jalan, Sydney, Sydney Fish Market, Sydney Opera House

Nyantai di Sydney, Australia (part 6)

Australian Lingo! Speak like a local!!

Kalau ke Australia jangan heran dan bingung ya dengan Bahasa Inggris yang mereka gunakan. Pada dasarnya, bahasa formal orang Australia mengarah ke British English sebagai negara persemakmuran mereka. Tak hanya aksen British yang mereka gunakan, Australia juga memiliki bahasa gaul atau slang. Jika berkunjung ke Australia, mungkin kita akan mendengar orang-orang di sana menggunakan bahasa slang yang lazim didengar seperti g’day mate.

Australian Slang (sumber: internet)

Continue reading “Nyantai di Sydney, Australia (part 6)”

Australia, Sydney, Traveling

Nyantai di Sydney, Australia (part 5)

30 April 2017

G’day!! 18°c  in Sydney!

Hari ini kami bangun dengan badan cukup segar dan tidak lagi ada bentol-bentol di badan saya, I really have a tight sleep, thank you Sydney! Plan kami hari ini adalah bertemu salah satu teman kuliah kami yang sudah cukup lama stay di Sydney. Media sosial yang seringnya digunakan sebagai tempat pamer, ternyata bermanfaat juga ya! Teman kami yang bernama Ahmad tiba-tiba melihat postingan status Path pak suami kemarin pamer-pamer waktu baru sampai di Sydney gituuu… Ahmad langsung nge-direct message ke pak suami, singkat cerita akhirnya kami janjian deh buat ketemuan besokannya dan jalan bareng!

Setelah selesai bersiap dan packing barang, kami check out hotel tepat jam 8 pagi. Kami berdua berjalan kaki dari hotel menuju Hyde Park terlebih dahulu untuk ketemuan dengan Vicky. Seperti yang sudah saya jelasin, kami di The York Hotel ini cuma semalam aja.. Hotel ini nyaman ajaa dan worth it lah dengan harganya, karena lokasinya strategis! hanya saja karena terlalu besar jadi agak sepi gitu rasanya, saya sendiri bukan orang yang mudah untuk tidur nyenyak di kamar hotel (mau sebagus apapun kamarnya), mesti saya ngajiin dulu baru saya bisa tidur haha.. Ini serius loh, saya biasanya baca alquran kalau habis solat wajib di hotel, zikir-zikir juga saya banyakin. Karena pernah trauma diganggu mahluk halus, eh tapi nggak trauma juga sih namanya, wong saya berani koq kalau malam-malam dikamar hotel bangun hanya untuk ke toilet, minum ataupun kelaperan tengah malem sendirian.. Hanya untuk jaga diri ajaa.

Room 1109 The York Hotel Sydney (see you again!!)

Continue reading “Nyantai di Sydney, Australia (part 5)”

Australia, Sydney, Traveling

Nyantai di Sydney, Australia (part 4)

29 April 2017, Sydney Kingsford Smith Airport

Bulan April ini sebenernya Sydney baru akan memasuki musim dingin alias sedang musim gugur, jadi masih kuat lah yaa pakai kaos selembar di pagi hari gini, tapi katanya kalau sore apalagi malam hari udara akan semakin drop ke 10 degrees. Jadi, saat keluar dari bangunan terminal ini kami sangat senang, karena udaranya mirip seperti di pegunungan gitu! Adeem! Kami sudah bertigaan sekarang, kami akan ke pusat Kota Sydney, Vicky menyarankan untuk naik UBER aja, jadi yaudah kami nurut, Vicky telpon-telponan sama drivernya, tapi yaa karena Vicky juga belum pernah naik UBER dari bandara, jadinya kami cari-carian.. Berulang kali, sampai kami naik ke departure hall, padahal area itu tempat yang dilarang menaikkan penumpang, hanya untuk drop off saja… Sampai akhirnya si UBER membatalkan pesanan kami. Haha

Kingsford Smith Airport (sumber: Wikipedia)

Kami akan menuju hotel kami di pusat kota, namanya The York by Swiss-Belhotel, yes karena rencana awalnya kami mau berangkat tanggal 29 April, tapi malah jadi tanggal 28 April, jadinya kami harus booking hotel tambahan satu malam. Sebelumnya, saya udah cerita di Part 1, kalau kami udah booking hotel untuk tanggal 30 April-3 Mei. Nah, hotel tambahan ini kami booking waktu di Bali, pas nunggu pesawat ke Sydney.

Continue reading “Nyantai di Sydney, Australia (part 4)”

Australia, Sydney, Traveling

Nyantai di Sydney, Australia (part 3)

Curhat Colongan Sebelum Boarding

Setelah 3 jam menunggu di luar gate yang sebenarnya, kami masuk ke gate kami, sebentar lagi boarding. Selama menunggu antriannya dibuka (sesuai urutan kursi), tidak boleh ada yang bawa makanan lagi, jadi semua makanan kami buang saja walaupun masih bersisa, kecuali yang ada wadah tertutup dan bisa dibawa ke tas (termasuk pringles saya masukkan ke tas hehe).

Jujur, dari pagi saya udah tegang dan deg-degan, malah sampai nggak bisa tidur, karena ini termasuk penerbangan jarak jauh tapi kami tidak well plan.. Ditambah lagi, di tanggal muda gini, uang langsung ludes dong pasti karena jalan-jalan, nggak kebayang sisa hari yang bakal kami lalui hiks… Alasan keberangkatan kami ke Sydney simple, kami bosan, kami butuh liburan! Diantara teman-teman kami yang juga merantau sebatangkara pasti pernah merasakan titik jenuh dan nggak tau apa lagi yang mau dilakukan, apalagi kami masih berdua, hehe. Kebetulan hobby kami berdua sama, yaitu traveling ke kota besar. Alhamdulillah bersyukur!

Continue reading “Nyantai di Sydney, Australia (part 3)”