Aircraft, Info dan Inspirasi, Traveling

Istimewanya Pesawat Terbaru Maskapai Garuda Indonesia, B737 MAX 8

Pesawat B737 MAX 8 pertama milik Garuda Indonesia resmi dioperasikan per tanggal 1 Januari 2018 dengan registrasi PK-GDA setelah sebelumnya dikirim dari Boeing Field di Seattle (USA), melalui Honolulu (Hawaii-USA), ke Guam (USA), singgah di Indonesia pertama kali di Biak, lalu ke Surabaya dan terakhir disambut di Jakarta. Oiya, kenapa saya sebut pesawat pertama? Karena B737 MAX 8 yang telah dipesan oleh Garuda Indonesia untuk program peremajaan armada yang dilakukan melalui natural replacement (pesawat B737-800NG diganti dengan pesawat B737 MAX 8) ada sebanyak 50 pesawat sesuai perjanjian yang ditandatangani antara Garuda Indonesia dan Boeing pada bulan September 2014. Pesawat pengganti tersebut akan tiba secara bertahap mulai tahun 2017 hingga 2023 mendatang, sesuai dengan berakhirnya masa sewa pesawat B737-800NG.

B737 MAX 8 (PK-GDA)
B737 MAX 8 (PK-GDA)

Maskapai pelat merah Indonesia ini selalu mengutamakan kualitas layanan dan kenyamanan penumpang melalui pengoperasian pesawat berusia rata-rata 5 tahun dan sejalan dengan akan berakhirnya masa sewa sejumlah pesawat jenis narrow body (Boeing 737-800NG) yang telah berusia 12 tahun, maka Garuda Indonesia melakukan penggantian pesawat B737-800NG dengan pesawat narrow body tipe terbaru Boeing 737 MAX 8 (B737 MAX 8).

Boeing 737 MAX adalah sebuah keluarga baru pesawat penumpang sipil yang sedang dikembangkan oleh Boeing untuk menggantikan keluarga Boeing 737 Next Generation. Perubahan utama adalah penggunaan mesin yang lebih besar dan lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar dan biaya operasional serta memiliki tingkat kebisingan dan emisi yang lebih rendah. Badan pesawat juga menerima beberapa modifikasi.

Kabin B737 MAX 8 (PK-GDA)

 

Let’s flying with B737 MAX 8

Saya pun berkesempatan mencicipi pesawat terbaru Garuda Indonesia yang digadang-gadang menjadi “the most fuel-efficient single-aisle airplanes in the market today and in the future”. Saya sangat semangat mengetahui MAX 8 Garuda Indonesia dioperasikan (salah satunya) untuk rute Jakarta-Surabaya. Otomatis, ketika akan kembali ke Surabaya saya ikut flight si MAX 8 ini! Saya menjadi salah satu penumpang GA 314 rute Jakarta-Surabaya tanggal 4 Januari 2018, ketika itu saya duduk di kursi 44A. Sebelumnya, pak suami sudah kembali duluan ke Surabaya, tanggal 2 Januari 2018, yang pasti dengan pesawat ini juga, ketika itu pak suami menumpang penerbangan GA 306 (Jakarta-Surabaya) di kursi nomor 44K. Jodoh banget ya nomornya sama haha.

Siang itu, penumpang GA 314 akan diberangkatkan melalui pintu nomor 13 (gate 13), tapi di menit-menit terakhir, kami dipindah ke gate 16. Penumpang pun sudah siap masuk ke pesawat, sepertinya mereka excited juga dengan si MAX 8 (padahal mereka juga tidak tahu kalau ini pesawat baru hehe). Saya sedikit santai, masih muter-muter mengambil beberapa gambar MAX 8 dari beberapa sudut bangunan terminal. Ketika kembali ke gate 16, ternyata antrian sudah cukup panjang. Walaupun antriannya memanjang saking penuhnya, tapi para penumpang cukup tertib, terbukti antriannya tidak terlalu lama. Agak kecewa ketika antri di belakang, karena memang saya berniat memfoto kabin MAX 8 ketika masih sepi. But it’s okay! Saya masih sangat semangat dan berhasil memfoto beberapa sudut kabin. Yuk simak beberapa reviewnya!

Menunggu boarding di Gate 16 T3 Ultimate
Welcome to 44A
Welcome to 44K
B737 MAX 8
Proses boarding PK-GDA by B737 MAX 8

 

Boeing 737 MAX 8 milik Garuda Indonesia ini ternyata mempunyai interior kabin yang lebih fresh and fancy. Kursi-kursinya lebih berwarna-warni. Wangi kabin sangat segar khas pesawat baru, MAX 8 ini menerapkan Boeing Sky Interior terbaru dimana dapat meningkatkan kenyamanan penerbangan. Segera saya menuju seat sesuai dengan boarding pass. Setelah duduk, ternyata AVOD nya juga berbeda dengan AVOD B737-800NG. AVOD yang ada di B737 MAX 8 ini sama dengan AVOD yang ada di pesawat Airbus A330-300 yang baru (registrasi PK-GPZ/PK-GHA/PK-GHC/PK-GHD). Selain itu suara APU lebih quite daripada B737-800NG sehingga menambah kenyamanan.

Setelah pintu pesawat ditutup, tidak lama kemudian pesawat mundur. Ketika mesin dihidupkan, suara mesin juga terdengar sangat smooth. Mesin yang digunakan oleh pesawat B737 MAX 8 ini adalah CFM LEAP-1B International yang lebih besar dan efisien daripada mesin CFM seri sebelumnya yang digunakan di pesawat B737-800NG. Terbukti, setelah menunggu antrian take off selama kurang lebih 30 menit, PK-GDA ini pun lepas landas dengan mulus, rasanya enteng dan seperti yang saya bilang, mesinnya sangat smooth jadi tidak berisik di dalam kabin. Menurut Boeing, penggunaan mesin terbaru ini, membuat suara mesin keluarga 737 MAX lebih tenang dengan memiliki torehan suara 40% lebih rendah dari pesawat single-aisle lainnya.

Business Class B737 MAX 8 (PK-GDA)
B737 MAX 8 PK-GDA (Economy Class)
B737 MAX 8 PK-GDA (Economy Class)
B737 MAX 8 PK-GDA (Economy Class)
Tampilan AVOD yg lebih bagus dan lebih touchable
Rute CGK-SUB
Penjelasan ttg penggunaan AVOD nya
Tampilan dg waktu dunia
AVOD lebih real penampakannya
Saat akan landing, pesawat berputar (lebih real)

Perbedaan yang sangat mencolok dari fisik MAX 8 ini adalah winglet yang dimiliki oleh MAX 8 telah diperbaharui dengan The Advanced Technology (AT) Winglets yang mengusung (dengan pengembangan) desain serupa dengan desain winglet Boeing 737 lainnya yang dikenal dengan nama “Split-Tip Scimitar”. Ujung sayap B737 MAX 8 terlihat seperti dibelah menjadi dua dan menjulur masing-masing ke atas dan ke bawah. Konon, teknologi winglet ini meningkatkan efisiensi bahan bakar sebesar 1.8%. Boeing menyatakan bahwa, The Advanced Technology Winglets pada 737MAX merupakan “The most efficient winglet on any airplane”.

The AT Winglets of B737 MAX at CGK
The AT Winglets of B737 MAX at CGK
The AT Winglets of B737 MAX (when taxiing at CGK)
The AT Winglets of B737 MAX, Flaps down and Spoiler up!

Demikian reviewnya, mohon maaf kalau ada yang kurang, karena ini adalah murni pengalaman pribadi saya menumpangi MAX 8 di hari ke-4 pengoperasiannya, ditambah dengan baca-baca beberapa sumber yang sudah saya link-kan di tulisan ini. Semoga bermanfaa!! Secara keseluruhan, B737 MAX 8 sangat bagus! Saya yang awam dengan dunia per-pesawatan saja merasa nyaman menumpangi armada baru dari Boeing ini. Selain Garuda Indonesia, ada beberapa perusahaan penerbangan Indonesia lainnya yang juga memesan B737 MAX 8, antara lain Lion Air dan Sriwijaya Air.

15 thoughts on “Istimewanya Pesawat Terbaru Maskapai Garuda Indonesia, B737 MAX 8”

    1. Masih kinyis-kinyis ya mbak! hehe
      Semogaa ajaa Mbak nnti bisa terbang rute Lombok-Makassar, tp sementara katanya baru akan Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Singapura.
      Mbak Andy tinggal di Lombok kah? Wah aku dulu tinggal di Sumbawa dan sering ke Lombok Mbak 🙂

  1. Weww fresh banget mbak interiornya, tapi kenapa ga kerjasama dg Pak Habibi aja ya mbak secara ini kan juga maskapai Anak Negeri .. padahal pesawat buatan pak Habibi jg ga kalah bagus .. begitu berita yg saya tahu ..

    Betewe ulasannya canggih banget mbak hehehe paham bener ttg istilah penerbangan 🙂 nicee post!

    1. Iya Mbak keren ya!
      Kalau yg aku tahu, saat ini pabrikan pesawat yg besar adalah Boeing dan Airbus.
      Iyaa Mbak memang bagus bgt pesawatnya Pak Habibie!!
      Tp setau aku, Pak Habibie pesawatnya blm disertifikasi dari penerbangan internasional (kalau tdk salah)
      Kita doakan semoga Pak Habibie dg idenya terus berjaya dan byk Habibie-Habibie lainnya ya Mbakk! (terharu hiks)

    1. Iya Mba Hastira, betul bgttt!
      Kalau pesawat sudah terlalu lama teknologinya, selain ga nyaman bagi penumpang, malah semakin boros bahan bakar.

    1. Hmm.. Kalau dari jumkah kursinya sama dengan pesawat B737-800 lainnya (yg biasa dipakai).
      Kalau di liat memang lebih leluasa ya mbak, tapi pas aku naik sih sama aja luasnya dg yg lama.
      Design kursi-kursinya memang lebih minimalis jadi terlihat lebih leluasa.

      Itu penglihatan saya saat naik MAX ini Mbak hehe
      Emang, lebih enteng rasanya dan lebih kedap suaranya..
      Semoga nanti pas mbak naik Garuda, bisa naik MAX ya mbak.. Aamiiinnn..

  2. Aku gak pernah naik pesawat. Tapi pas liat gambar-gambar ini jadi tahu, AVOD itu apa. Semoga pas pertama kali naik pesawat, akunya gak katrok ya nbak ^^ hehehehe… makaaih infonya 🙂

    1. Halo Mba Eloooo…
      Iyaa Mbak, maaf itu bahasanya agak2 aviasi (penerbangan), krn aku males jelasinnya (ada mbah google) hhi..
      Tapi alhamdulillah kalau akhirnya terjelaskan dg gambar..
      Iyaa Mbak, semogaa nnti mba bisa segera naik pesawat.. Btw udah lama bgt kita ga ketemuuu..
      Semoga bisa ketemu lagiii segeraa ya Mbakk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.