AFF 2016, Bangkok, Indonesia, Sepak Bola, Thailand, Traveling

Bertemu Tim Nasional Sepak Bola Indonesia di Bangkok

Tiba juga hari kepulangan kami ke Surabaya, 18 Desember 2016, antrian check-in counter sudah mulai panjang, tapi belum juga ada petugas yang siap menerima kami. Lama sekali kami menunggu, antrian penumpang Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 867 memang sebagian besar berisi warga negara Indonesia yang bersiap kembali ke tanah air. Beberapa penumpang berbicara, “kalau sampai keduluan dengan romobongan timnas pasti akan lebih ramai nih!”, saya yakin mereka adalah salah satu supporter bola yang baru saja menonton Final Piala AFF 2016 tadi malam. Tadi malam memang baru saja ada pertandingan final antara Indonesia dan Thailand, tapi saya hanya berpikir mungkin baru besok mereka kembali ke Indonesia.

Pulang!!
Pulang!!

Di Stasiun Makkasan menunggu kereta
Di Stasiun Makkasan menunggu kereta
Di dalam Airport Railway Link
Di dalam Airport Railway Link

Udah sekitar setengah jam, antriannya sudah bertambah, petugas check-in sedang bersiap untuk membuka counter mereka. 15 menit berlalu, masih belum juga dibuka dan tiba-tiiba dari kejauhan terlihat segerombolan orang, yang terlihat hanya siluet dan warna hijau. Sambil deg-degan saya bertanya ke suami “apa mungkin itu Timnas??”, suami saya menjawab “ya itu Timnas!”. Dalam hati saya girang setengah mati tapi jujur saya nggak bisa ngomong banyak di mulut, dalam hati saya bertanya lagi “kok hijau warna pakaian mereka?” Haha.

Gerombolan TIMNAS
Gerombolan TIMNAS

Bagaimana tidak girang, saya dan suami memang sudah punya jadwal ke Bangkok tanggal 15-18 Desember 2016, setelah mengetahui jadwal Final Piala AFF Leg 1 di Indonesia tanggal 14 Des 2016 dan Leg 2 di Thailand tanggal 17 Des 2016 membuat saya semakin bersemangat!! Kami sudah mencari tiket online nya sejak awal Indonesia menang di semifinal lawan Vietnam. Berhubung belum ada penjualannya di internet official mereka, kami pun tidak mencari lagi dan berpikir untuk membeli langsung di Thailand.

Setibanya kami di Thailand tanggal 15 Des 2016, setelah check-in hotel dan beristirahat sebentar, kami pun segera menuju ke Siam Paragon Mall di Daerah Siam. Kami menuju ke counter Thai Ticket Major di Lantai 5 Cineplex. Harga tiket untuk away team tidak mahal, yaitu hanya 500 Bath, kalau di Rupiah-kan hanya sekitar Rp 300.000 per orang. Tapi sayangnya petugas TTM tersebut berkata “sorry, the ticket already sold out!”. Huh yasudah mau apa lagi?? Kami, lebih tepatnya saya agak gontai melanjutkan perjalanan karena cukup berat melupakan keinginan saya untuk melihat Tim Garuda bertanding. Kapan lagi kan bisa sekebetulan itu kami di Thailand dan Indonesia akan bertanding di Thailand juga. Semua memang nggak direncanakan, jadi wajar kalau tiketnya juga kehabisan pikir saya (saya berusaha menghibur diri).

Thai Ticket Major
Thai Ticket Major

Di hari pertandingan Final AFF 2016, saya dan suami hanya menonton di kamar hotel, di televisi kabel hotel. Karena siarannya berbahasa Thailand, saya pun menggunakan live streaming untuk memperoleh suara Bung Ahay sang komentator pertandingan haha! Sehari sebelumnya saya memang sudah bercuit di twitter siapa tahu ada nobar WNI di sekitar sini, ada beberapa yang menjawab tapi sepertinya posisi mereka juga agak jauh, jadi kami memutuskan untuk di hotel saja. Dari mereka pula saya tahu kalau tiket yang di jual sudah sold out dalam waktu satu hari, tanggal 11 dijual, tanggal 12 sudah habis semua!!

Nonton Final AFF 2016 di Hotel
Nonton Final AFF 2016 di Hotel

Dengan gagalnya keinginan saya untuk menyaksikan perjuangan Indonesia secara langsung, membuat saya tidak berharap banyak akan bertemu Timnas ketika kami berada di Bandara Thailand, apalagi waktu kami berangkat ke Thailand dari Jakarta, kami selisih 1 pesawat dengan Timnas, kami di GA 866 (departure time 09.40 WIB), sedangkan Timnas di GA 868 (departure time 12.55 WIB) rasanya miris banget. Padahal kalau kami tahu jadwal keberangkatan mereka, kami bisa banget merubah jam keberangkatan kami ke GA868 itu. Tapi nggak disangka, Allah ngabulin keinginan saya, kami malah akhirnya sepesawat dengan TIMNAS pas pulang!! Masih rejeki. Hhaha.

Timnas check-in GA867
Timnas check-in GA867

Indonesia memang kalah dari Thailand dalam Piala AFF 2016 ini. Tapi Bangsa Indonesia tetap bangga dengan mereka, para Timnas tersebut tetap juara bagi Bangsa Indonesia. Sangat terharu disaat melihat mereka secara langsung, ada raut kekecewaan di wajah mereka karena kecintaan mereka terhadap Tanah Air, saya pun hanya sempat bersalaman dengan Lerby, Lilipaly dan Rizky Pora, untuk menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih atas perjuangan mereka yang sudah luar biasa.

Bersama Lerby Eliandry
Bersama Lerby Eliandry
With Stefano Lilipaly
With Stefano Lilipaly

Alasan saya tidak mengganggu mereka semua adalah karena saya yakin mereka juga butuh privacy, apalagi setelah lelah bertanding. Selain itu, yang kami pikirkan adalah antrian check-in yang belum juga selesai, belum lagi kami membayangkan antrian imigrasi yang siap menghadang, karena 2 hari lalu saat kami tiba di Bangkok, antrian imigrasinya luar biasa membludak (mirip seperti antrian busway di Halte Harmoni kalau jam pulang kantor) dan kami baru benar-benar keluar airport setelah 3 jam kedatangan pesawat kami.

Benar saja antrian imigrasinya parah banget, setelah bersusah payah di imigrasi Bandara Bangkok, kami pun segera menuju gate dimana pesawat kami akan bertengger. Setelah mununggu, kami pun segera boarding ke pesawat, rombongan Timnas duduk di area yang berebeda (yang pasti mereka punya jalur khusus saat imigrasi check) dan mereka masuk pesawat paling terakhir setelah semua penumpang masuk ke pesawat. Kami duduk di kursi 27J dan 27K, anggota Timnas sebagian besar duduk di kursi nomor 30 an, jadi kami bisa melihat mereka melalui kursi kami.

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Sunset on GA-867
Sunset on GA-867

Pintu pesawat pun ditutup, ada sambutan dari Purser GA 867, tapi kali ini ada tambahan “Kami juga mengucapkan selamat datang kepada Tim Nasional Sepak Bola Indonesia”, disambut riuh rendah tepukan seluruh penumpang pesawat. Pesawat dengan mulus meninggalkan Thailand menuju Tanah Air Tercinta. Lebih dari 3 jam penerbangan, kami pun tiba, kali ini pendaratan pesawat kami di sambut tepukan tangan para pemain Timnas. Wah saya makin terharu, mereka saking cintanya terhadap tanah air, sampai-sampai mereka girang pas landing di CGK hehe. Kami turun satu persatu, di pintu pesawat sudah banyak orang yang menyambut, diujung garbarata lebih banyak lagi, malah beberapa membawa kamera super besar, di imigrasi pun hingga di baggage claim area sudah banyak fans yang menunggu mereka.

Fans Timnas di luar pesawat
Fans Timnas di luar pesawat
Setelah Imigrasi Check di CGK
Setelah Imigrasi Check di CGK

Kami melanjutkan perjalanan kami ke Surabaya, di dalam hati saya sangat bersyukur bisa bertemu TIMNAS dan bisa sepesawat dengan mereka, sangat terasa perjuangan mereka yang luar biasa. Semoga sepak bola Indonesia semakin jaya dan Indonesia semakin diperhitungkan di mata dunia.

Terimakasih banyak kepada seluruh Pemain Tim Nasional Sepak Bola Indonesia yang tidak kenal lelah berjuang untuk bangsa, semoga kalian semua sukses selalu!!

Tidak lupa juga terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Opa Alfred Riedl, tangan dinginmu benar-benar membawa Indonesia menjadi lebih baik, semoga opa semakin sukses, bahagia dan sehat selalu dimanapun dan kapanpun.

Kalian adalah pemenang kalian adalah Pahlawan Bangsa!!

We love you our hero!!

 

1 thought on “Bertemu Tim Nasional Sepak Bola Indonesia di Bangkok”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.